Inspirasi Kauny

Bersimpati dengan Sederhana

Berita tentang Gaza sudah didengar oleh anak-anak ma’had askar kauny di Cijulang. Bahkan mereka meminta saya untuk mencari di internet video-video dan foto-foto perjuangan rakyat Palestina.

Ketika sebuah video diputar di hp saya, terdengar kekesalan mereka mengutuk para tentara Israel laknatullah, “ih pengecut banget sih tentaranya, masak anak kecil ditodong senjata!”.

Dan ketika saya tunjukkan foto seorang pemuda dan saya katakan bahwa pemuda ini sudah syahid, mereka berseru takjub. “Iih ummi, ganteng-ganteng syahid ya mi…, enak banget.”

Ada lagi foto seorang nenek Palestina memegang senapan dikelilingi kaum perempuan yang lain, mereka berseru, “Wah nyai harus lihat nih…, harus ikut angkat senjata juga”.

Nyai adalah sebutan mereka untuk ibu saya yang tinggal di Ma’had. Kemudian datanglah anak bungsu saya penasaran ingin ikut melihat video dan foto-foto juga.

Ketika itu dia melihat foto anak-anak Palestina sedang menantang tentara Israel dengan ketapel, mereka dan dia berkomentar, “Ih seperti nabi Daud ya, Ummi. Ummi, adek nggak mau beli lego lagi lah dan mainan superman, kan itu yang bikin orang yahudi ya, Mi!”

Bahkan yang lebih menakjubkan lagi, mereka dengan semangat menyambut berita bahwa nanti akan ada munasharah Palestina. “Kita ikut lagi ya, Mi, di bunderan HI lagi kan, Mi?” Bujuk mereka menggebu-ngebu. Bahkan ada yang sudah mau menyiapkan slayer bermotif bendera Palestinanya.

Celotehan dan komentar mereka, cukup bagi saya untuk mengetahui bahwa mereka, dengan cara mereka sendiri, bersimpati dengan keadaan muslimin di Palestina.

Di akhir majelis, saya ajak mereka berdoa. Satu persatu mereka mulai menitikkan air mata seiring Al faatihah yang mereka bacakan…. I love you, all, anak-anakku. Semoga Allah mendengar do’a kalian.

Wassalam,

Ummi Maya Hayati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *