ADAB BERHIAS

ADAB BERHIAS
ADAB BERHIAS

Berhias agar tampak rapi dan indah termasuk perkara yang dianjurkan dalam agama kita, agam Islam. Nah, agar berhias kita sesuai syariat Islam serta mendatangkan pahala, berikut ini kami akan menyebutkan beberapa adab dalam berhias, antara lain;

1. Membaca doa saat bercermin;
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menyunnahkan kita untuk membaca doa saat bercermin, yaitu dengan membaca: ALLAHUMMA KAMAA HASSANTA KHALQIY FA HASSIN KHULUQIY (Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah bentuk tubuhku, perindah pulalah akhlakku).

2. Mendahulukan yang kanan;
Diantara sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah mendahulukan yang kanan saat mengenakan pakaian dan perhiasan, dan mendahulukan yang kiri saat membuka atau melepaskannya. Ummul mukminin Asiyah radhiyallahu anha, berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam senang mendahulukan yang sebelah kanan saat bersuci (mandi dan berwudhu), menyisir rambut, dan memakai sandal.” (Muttafaq alaih)

3. Tidak mengubah ciptaan Allah;
Haram bagi umat Islam, laki-laki dan perempuan, membuat tato (di badannya), mencukur atau menipiskan bulu alisnya, menyambung rambutnya, dan memotong giginya supaya tampak lebih cantik dan menawan. Sebagaimana sabda Rasulullah SHALALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM, “ALLAH melaknat (mengutuk) wanita pembuat tato dan wanita yang minta dibuatkan tato (pada badannya), wanita yang menipiskan bulu alisnya dan yang meminta ditipiskan bulu alisnya, wanita yang meruncingkan giginya supaya kelihatan cantik, mereka semua termasuk mengubah ciptaan ALLAH.” (Muttafaq Alaihi)
Dalam riwayat al-Bukhari Rasulullah menyatakan, “ALLAH melaknat wanita yang menyambung rambutnya.”

4. Mengenakan parfum
Disunnahkan menggunakan parfum, khususnya bagi laki-laki, guna menghindari bau tak sedap, mengingat bahwa badan kita terkadang mengeluarkan bau tak enak yang membuat orang lain menghindar atau menjauh. Adapun bagi wanita, dia hanya dibolehkan baginya memakai parfum pada saat berada di rumahnya atau di tempat yang tidak ada laki-laki asing baginya atau bukan mahramnya.

Kauny Related Post  Malam Pertama dan Pesantren Askar Kauny #MerekayangMenginspirasi #IbuIdolaku

5. Bukan gambar salib
Pakaian dan perhiasan tidak boleh ada gambarnya, khususnya gambar makhluk bernyawa dan gambar salib, berdasarkan hadits dari Aisyah radhiyallahu anha, yang menyatakan, “Bahwasanya Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam tidak meninggalkan sesuatupun di rumah beliau yang ada gambar salibnya melainkan beliau menghapusnya.” (HR. Al-Bukhari dan Ahmad)

6. Pakai cincin di tangan kanan;
Diantara sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam adalah mengenakan cincin dari besi di tangan kanannya, tepatnya di jari kelingking tangan kanan.

7. Tidak menyerupai lawan jenis;
Perhiasan yang dikenakan tidak boleh membuat seseorang menyerupai lawan jenisnya; laki-laki tak menyerupai perempuan, dan perempuan tak menyerupai laki-laki. Seperti mengenakan anting bagi laki-laki, dan semacamnya.

8. Perhatian khusus bagi laki-laki,
Haram hukumnya bagi laki-laki memakai pakaian dari emas dan sutera, sebagaimana haramnya bagi laki-laki memakai cincin atau perhiasan yang terbuat dari emas. Ali radhiyallahu anhu, berkata, ”Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam pernah membawa kain sutera di tangan kanannya dan emas di tangan kirinya, lalu beliau bersabda, ‘Sesungguhnya dua jenis benda ini haram bagi kaum lelaki dari umatku’.” (HR. Abu Dawud dan dinilainshahih oleh al-Albani)
Demikian, semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa menghiasi diri kita semua dengan perhiasan dan akhlak yang mulia. Aamiin.

@AskarKauny

Share Artikel ini :

Leave a Reply