Inspirasi KaunyQurban

Fiqih Qurban

Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda,

“Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.” (HR Tirmidzi).

Disyariatkannya kurban merupakan simbol pengorbanan hamba kepada Allah Swt, bentuk ketaatan dan rasa syukur atas nikmat kehidupan yang diberikan Allah Swt kepada manusia.

Semangat dan keikhlasan berqurban seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail juga menjadi motivasi umat manusia untuk meyakini bahwa dalam perintah Allah ada kebaikan yang pasti akan kembali untuk diri sendiri.

Berqurban menjadi amalan di Hari Raya yang amat dicintai Allah dan menjadi cara Allah mengampuni dosa-dosa.

Melaksanakan qurban juga menghapus sifat cinta dunia, kikir, pelit, sombong, dendam, hasad, dengki dan lainnya serta menumbuhkan kasih sayang antara yang kaya dan miskin selain merekatkan silaturrahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *