13 Februari 2018

Posted Leave a commentPosted in Kauny Today

Kehidupan dunia disebut “dunia” karena rendah dan hina. Kesenangan dunia hanyalah fana dan akan binasa, umpama setetes air yang melekat di jari. Janganlah kita menjadi manusia yang rakus, tamak, serakah, dan zalim terhadap kenikmatan dunia. Sesungguhnya Surga adalah sebaik-baiknya tempat kembali yang kenikmatannya bersifat abadi.